Museum Prabu Siliwangi Tingkatkan SDM Pemandu Melalui Uji Kompetensi

Museum Prabu Siliwangi Tingkatkan SDM Pemandu Melalui Uji Kompetensi

SUKABUMI – Rabu, 24 April 2019. Museum Prabu Siliwangi kirimkan dua orang Pemandu Museum untuk mengikuti Uji Kompetensi yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata di salah satu Hotel daerah Tebet, Jakarta Selatan belum lama ini. Hal itu dilakukan Museum Prabu SIliwangi untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemandu Museum.

Dua orang pemandu dari Museum Prabu Siliwangi Sukabumi adalah Gilang Ramadhan (20), dan Irwan (35), Uji kompetensi yang diikuti mereka berupa Sektor Pariwisata Bidang Kepemanduan Wisata Museum yang difasilitasi oleh Kementrian Pariwisata melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramu Wisata Indonesia (LSP Pramindo) dibawah kendali Ikatan Pemandu Museum Indonesia (IPMI).

Irwan mengatakan, dalam kegiatan tersebut Ia bersama rekan pemandu lainya diberi materi langsung oleh Perwakilan dari Kementrian Pariwisata Duta Indra Siregar. Dalam kesempatan itu Indra Siregar mengungkapkan bahwa Negara Indonesia mempunyai target-target Pariwisata yang sangat menggiurkan.

“Maka oleh sebab itu, perlu adanya peningkatan SDM Pemandu Pariwisata dalam hal ini dibidang  kepemanduan Museum dalam menguatkan Pariwisata Indonesia melalui Sertifikasi Uji Kompetensi,” Kata Irwan, Kemarin (24/4/19).

Irwan menututurkan, kegiatan Uji Kompetensi Sektor Pariwisata Bidang Kepemanduan ini, diselenggarakan atas kerjasama Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan antar lembaga dengan LSP Pramindo Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan melalui IPMI (Ikatan Pemandu Museum Indonesia).

“Berdasarkan informasi dari Ketua Umum IPMI Amat Kusaini Al Alexs, Kuota yang disediakan IPMI dalam kegiatan uji kompetensi hanya untuk 50 Museum Se-Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat percaya diri Pemandu-Pemandu Museum Se-Indonesia supaya lebih kompeten dibidangnya. Selain itu, Sertifikasi ini sangat bernilai serta berharga agar Pemandu-Pemandu Museum tersertifikasi secara administrasi kepemanduan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” tuturnya.

Irwan mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut Direktur LSP Pramindo  Sri Suryani, menegaskan bahwa semua tenaga profesi harus terverikasi dengan cara tersertifikasi melalui Uji Kompetensi. Sertifikasi ini memperkuat bukti yg berkualitas sehingga dapat diakui menjadi Pemandu Museum yg kompeten dan menguasai tiga komponen penting yaitu Knowledge,  Skill,  Attitude.

“Sertifikat Kompetensi ini akan keluar setelah disahkan oleh BNSP melalui tahapan-tahapan administrasi. Untuk hasilnya kami masih menunggu, mungkin sekitar satu bulan kedepan, mudah-mudahan kami bisa mendapatkan sertifikat itu,” pungkasnya.


Leave a Reply

Cari Lebih Banyak

Arsip