Monthly Archives: Juni 2020

Museum Prabu Siliwangi Temukan Situs Cagar Budaya Baru

Category : Berita

MUSEUMPRABUSILIWANGI.org – Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Mapay Situs dari Museum Prabu Siliwangi Sukabumi melakukan ekskavasi berbagai benda purbakala di sebuah lembah tidak jauh dari Istana Kepresidenan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Hasilnya tim berhasil menggali dan mengevakuasi benda-benda kuno diwilayah tersebut.

“Kami diundang untuk datang ke sini oleh pengurus Lembah Pasirsumbul untuk menggali dan meneliti lebih lanjut situs cagar budaya di sini,” kata pengelola Museum Prabu Siliwangi KH. M Fajar Laksana, Selasa (16/6/2020).

Tim museum prabu Siliwangi telah menggali dan meneliti berbagai benda kuno seperti batuan bertumpuk atau punden berundak, batu berbentuk kapak, batu lumpang, batu menhir, batu dolmen dan manik -manik perhiasan juga fosil kayu.

”Tadinya benda benda ini akan dibawa ke Sukabumi Namun kami memutuskan untuk datang ke sini. Selanjutnya pemerintah daerah dapat menindaklanjuti temuan situs baru ini,” ujarnya.

Penelitian dan penggalian benda kuno tersebut dilakukan di Pasir sumbul terletak di Kampung Parabon Pojok, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

KH. M Fajar menduga di sekitar Pasirsumbul masih banyak benda-benda peninggalan masa lalu lainnya yang belum tergali.

Pengelola Pesantren Dzikir Al-Fath ini mendapat informasi yang menyatakan bahwa terdapat Arca Polenisia di Puncak Gunung Pangrango.

Lokasi penemuan benda-benda purba itu terletak di kaki Gunung Gede Pangrango. Untuk mencapai puncak gunung memang agak sulit karena tidak ada jalan yang biasa dilewati manusia.

“Untuk penggalian lebih jauh diperlukan campur tangan pemerintah daerah setempat. Kami menduga tempat ini merupakan situs budaya di masa lampau,” tambahnya.

Museum Prabu Siliwangi kata KH. M Fajar Laksana, tugasnya hanya memfasilitasi untuk membuka dan melihat adanya dugaan situs baru cagar budaya. Dia mengharapkan Pemkab Cianjur bersama masyarakat setempat untuk memelihara dan melestarikan lokasi tersebut.

Sementara itu salah seorang pengurus Lembah Pasirsumbul, Sunarno mengatakan memberitahukan adanya bebatuan dari masa lalu di sekitar tempat tersebut kepada Museum Prabu Siliwangi beberapa bulan yang lalu.

Namun karena terhalang wabah, proses eksvakasi baru dilaksanakan sekarang.

“Saya sempat kaget dan merasa heran, di daerah saya ada benda-benda aneh seperti itu. Lalu batu-batu itu dikubur. Selanjutnya saya laporkan kepada Museum Prabu Siliwangi,” katanya.

Sebelumnya, dia menyampaikan temuannya itu kepada aparat desa setempat. Namun laporannya itu tidak ditanggapi. Dia tidak putus asa. Benda-benda itu dirawat dan dibersihkan dengan tekun dan cermat.

“Banyak warga yang menganggap saya orang gila karena melihat saya membersihkan batu-batu tersebut. Saya terus berpikir untuk mencari tempat yang tepat untuk melaporkan temuan ini. maka saya laporkan ke KH. Fajar Laksana selaku Pimpinan Museum Prabu Siliwangi,” pungkasnya.


Kategori

Komentar Terbaru

Tentang Museum

Museum Prabu Siliwangi didirikan oleh Prof. Dr. KH. Rd. Adpt. Muhammad Fajar Laksana, SE., CQM., MM., Ph.D yang merupakan keturunan ke 17 dari Prabu Siliwangi. Benda-benda Museum hampir 70% adalah Warisan dari Keluarga Besar Rd. Sumawinata yang merupakan keturunan ke 15 dari Prabu Siliwangi.

Warisan Budaya

Warisan Budaya Tidak Berwujud – Maen Boles & Ngagel, Pengobatan Herbal, Silat Sunda, Kitab Kuno Warisan dari Walisongo.

Warisan Budaya Berwujud – Benda Batu 131 Buah, Keramik 60 Buah, Logam & Kuningan 16 Buah, Senjata & Pusaka 165 Buah, Naskah & Kitab Kuno 269 Buah.

Alamat Lengkap

Museum Prabu Siliwangi,

Komplek Pesantren Dzikir Al-Fath, Jl. Merbabu Perum Gading Kencana Asri Blok G RT09/RW015, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kode Pos 43121. Website  :  museumprabusiliwangi.org