Boles dan Lisung Mendapat Sertifikat Internasional dari Federasi Pencak Silat Tradisional Internasional (FPSTI)

Boles dan Lisung Mendapat Sertifikat Internasional dari Federasi Pencak Silat Tradisional Internasional (FPSTI)

Tags :

Category : Berita

SUKABUMI – Dua jenis kesenian tradisional asli Kota Sukabumi, boleus (bola leungeun seuneu, bola tangan api) dan ngagotong lisung (menggotong lesung) berhasil meraih setifikat internasional dan pengukuhan dari Federasi Pencak Silat Tradisi Internasional (FPSTI). Penyerahan sertifikat itu dilakukan oleh Presiden FPSTI, Mr. Rahmat di Ponpes Dzikir Al-Fath, Karangtengah, Kota Sukabumi, Minggu (8/12/2019).

Sertifikat tingkat dunia untuk boleus dan ngagotong lisung itu diterima oleh Wali kota Sukabumi H. Achmad Fahmi dan Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KHM. Fajar Laksana. Selama ini Fajar dikenal sebagai penggali dan pengembang dua jenis seni tradisional yang hampir punah tersebut.

“Kami memberikan pengukuhan dan sertifikat kepada boleus dan ngagotong lisung karena seni ini termasuk seni tradisi unik yang belum pernah ada di dunia,” Rahmat setelah penyerahan penghargaan.

Selain itu, dua seni tradisional tersebut sering meraih prestasi pada event-event tingkat nasional dan internasional. Faktor itu pula yang mendorong FPSTI memberikan penghargaan kepada boleus dan ngagotong lisung. Dengan diberi penghargaan, ujar dia, diharapkan seni asli Sukabumi ini dapat dikembangkan ke seluruh dunia.

“Kami harapkan kesenian ini menjadi bagian dari warisan seni budaya silat tradisional yang mendunia yang lahir dari Sukabumi,” tutur Rahmat.

Sementara itu Wali Kota Fahmi menyatakan ikut bangga atas diraihnya sertifikat tingkat dunia oleh boleus dan ngagotong lisung. Kini, dua seni tersebut resmi menjadi ikon Kota Sukabumi yang akan dikuatkan dengan keputusan wali kota.

Fahmi juga menyatakan kesiapannya untuk memasukkan Kujang Day menjadi ke dalam salah satu event resmi di lingkungan Pemda Kota Sukabumi. Kujang Day pertama akan digelar pada bulan Juli 2020.

“Kujang Day akan dilaksanakan tahun depan. Rencananya akan dihadiri oleh peserta dari negara sahabat seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan beberapa negara lainnya dari Eropa dan Amerika. Bayangkan kita akan menjadi tuan rumah sebuah event internasional,” kata Fahmi.

Beberapa prestasi yang pernah diraih para pemain boleus dan ngagotong lisung antara lain juara I lomba olahraga tradisional tingkat nasional, juara II tingkat nasional lomba olahraga tradisonal yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, tampil di pentas dunia seni tradisional di Jakarta tahun 2016, dan melatih para seniman dari berbagai negara.

Sumber Berita :

https://bintangsuarakeadilan.com/08/12/2019/boleus-dan-ngagotong-lisung-raih-sertifikat-internasional/


Leave a Reply

Kategori

Komentar Terbaru

Tentang Museum

Museum Prabu Siliwangi didirikan oleh Prof. Dr. KH. Rd. Adpt. Muhammad Fajar Laksana, SE., CQM., MM., Ph.D yang merupakan keturunan ke 17 dari Prabu Siliwangi. Benda-benda Museum hampir 70% adalah Warisan dari Keluarga Besar Rd. Sumawinata yang merupakan keturunan ke 15 dari Prabu Siliwangi.

Warisan Budaya

Warisan Budaya Tidak Berwujud – Maen Boles & Ngagel, Pengobatan Herbal, Silat Sunda, Kitab Kuno Warisan dari Walisongo.

Warisan Budaya Berwujud – Benda Batu 131 Buah, Keramik 60 Buah, Logam & Kuningan 16 Buah, Senjata & Pusaka 165 Buah, Naskah & Kitab Kuno 269 Buah.

Alamat Lengkap

Museum Prabu Siliwangi,

Komplek Pesantren Dzikir Al-Fath, Jl. Merbabu Perum Gading Kencana Asri Blok G RT09/RW015, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kode Pos 43121. Website  :  museumprabusiliwangi.org