Kota Sukabumi – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana menghadiri sekaligus membuka kegiatan Tampilan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Jawa Barat yang digelar di SMAN 1 Kota Sukabumi, Selasa (16/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath dalam bentuk pertunjukan budaya bertajuk road to school yang diawali dari SMAN 1 Kota Sukabumi.

Turut hadir dalam kegiatan itu pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath beserta istri, Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Sukabumi, para budayawan, tokoh masyarakat, guru, pelajar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkenalkan sekaligus menginterpretasikan kekayaan budaya Kota Sukabumi melalui berbagai Warisan Budaya Tak Benda yang dimiliki Ponpes Modern Dzikir Al-Fath.

Sejumlah kesenian dan tradisi budaya ditampilkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Golok Kalapetok, Silat Sang Maung Bodas, Boles, Ngagondang Lisung, dan Lisung Ngamuk. Masing-masing pertunjukan dinilai memiliki filosofi, nilai sejarah, dan pesan budaya yang kuat bagi masyarakat.

Menurut Bobby, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga, melestarikan, dan mempelajari kebudayaannya sendiri. Ia menegaskan bahwa budaya merupakan akar identitas masyarakat yang dapat memperkuat persatuan sekaligus mencegah lunturnya jati diri bangsa di tengah perkembangan zaman.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya melalui dunia pendidikan, termasuk melalui pertunjukan seni dan kegiatan budaya di lingkungan sekolah. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu mengenal sejarah serta memahami nilai-nilai luhur budaya daerah sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Maulana turut mengapresiasi SMAN 1 Kota Sukabumi yang dinilai aktif mengembangkan seni pertunjukan dan teater hingga dikenal di tingkat provinsi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda serta mampu memperkuat identitas budaya daerah sebagai bagian penting dalam membangun karakter dan peradaban bangsa.